Jumat, 16 April 2010
Awas Narkoba!!!
Minggu, 28 Maret 2010
Kajian Ahad Pagi : Penyakit dan Obat pada Lalat
Kamis, 11 Maret 2010
UKDI (Untukmu Kawanku Dokter se-Indonesia)
UKDI sendiri bukanlah kependekan seperti judul postingan ini, seperti di atas. UKDI adalah Uji Kompetensi Dokter Indonesia.
Sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, setiap dokter harus melampirkan sertifikat kompetensi sebagai salah satu syarat untuk mengurus registrasi di Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Kewajiban itu juga harus dipenuhi oleh dokter yang baru lulus dari FK/ PSPD. Sertifikat kompetensi dokter umum diperoleh melalui uji kompetensi yang diatur oleh Kolegium Dokter Indonesia (KDI).
Uji kompetensi dapat dilakukan melalui berbagai cara diantaranya ujian tulis, portofolio, OSCE. Untuk sertifikasi dokter lulusan baru FK/ PSPD maka Komite Bersama menyepakati bentuk uji kompetensi melalui ujian tulis.
Nah, tujuan UKDI sendiri adalah untuk memberikan informasi berkenaan kompetensi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap dari para lulusan dokter umum secara komprehensif kepada pemegang kewenangan dalam pemberian sertifikat kompetensi senagai bagian dari persyaratan registrasi, untuk kemudian seorang dokter dapat mengurus pengajuan surai ijin praktik (SIP) alias lisensi menyuntik, he.
Kemudian, apa sih yang diujikan dalam UKDI sendiri? Berikut garis besarnya:
1. Tinjauan 1
a. Ketrampilan dasar klinis (10 – 20%)
b. Aplikasi biomedis, behaviour, clinical, &epidemiologi pada kedokteran keluarga (40 – 60%)
c. Komunikasi efektif (10 – 20%)
d. Manajemen masalah kesehatan primer (10 – 20%)
e. Penelusuran, kritisi, dan manajemen informasi (2 – 5%)
f. Profesionalisme, moral, dan etika praktik kedokteran (5 – 10%)
g. Kesadaran, pemeliharaan, dan pengembangan personal (5 – 10%)
2. Tinjaun 2
a. Kognitif (20 –40%)
b. Procedural knowledge (20 – 40%)
c. Konatif (20 – 40%)
3. Tinjauan 3
a. Recall (5 – 10%)
b. Reasoning (90 – 95%)
4. Tinajuan 4 : Proses Normal dan Patologi
a. Pertumbuhan, perkembangan, dan degenerasi (15 – 25%)
b. Kalainan genetic dan congenital (15 – 25%)
c. Penyakit infeksi dan Imunologi (15 – 25%)
d. Penyakit Neoplasma (15 – 25%)
e. Penyakit akibat trauma dan kecelakaan (15 – 25%)
5. Tinjauan 5 : Organ dan Sistem
a. Saraf dan perilaku (Neurobehaviour) (5 – 15%)
b. Kepala dan leher (5 – 15%)
c. Endokrin dan metabolisme (5 – 15%)
d. Gastrointestinal, hepatobilier, pancreas (5 – 15%)
e. Saluran Pernafasan (5 – 15%)
f. Urogenital (5 – 15%)
g. Cardiovascular dan system limfatik (5 – 15%)
h. Darah dan system kekebalan tubuh (5 – 15%)
i. Kulit, otot, tulang, dan jaringan lunak (5 – 15%)
j. Reproduksi (5 – 15%)
6. Tinjauan 6
a. Promosi kesehatan dan pencegahan penyakit (20 – 30%)
b. Penapisan/ Diagnosis (20 – 30%)
c. Manajemen/ Terapi (20 – 30%)
d. Rehabilitasi (20 – 30%)
7. Tinjauan 7
a. Individu (20 – 40%)
b. Keluarga (20 – 40%)
c. Masyarakat (20 – 40%)
Nah, semakin bingung kan??? Coba kita liat contoh soalnya:
Seorang wanita berusia 32 tahun menderita dibetes mellitus tipe 1 mengalami gagal ginjal progresif dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Dialisis belum dilakukan. Pemeriksaan fisik tidak didapatkan tanda-tanda abnormalitas. Hasil pemeriksaan laboratirium didapatkan hemoglobin =9 g/dl, hematokrit=28%, dan MCV= 94µm3. Hapusan darah menunjukkan sel-sel eritrosit normositer dan normokromatik. Manakah jawaban di bawah ini yang paling mungkin sebagai penyebab kondisi pasien tersebut?
A. Perdarahan akut
B. Leukimia limfositik kronik
C. Anemia Sideroblast
D. Defisiensi erythropoietin
E. Defisiensi enzim eritrosit
(klo tau jawabannya segera jawab!!, he)
"Trus, denger-denger untuk tahun 2012, bukan kiamat loh, UKDI dilaksanakan sebelum sumpah dokter. Wuits, tambah sip aj. Yah begitulah, roda perubahan sistem terus berputar, demi kebaikan bersama. Dengan begitu, diharapkan kualitas dokter-dokter Indonesia semakin berkualitas dan tidak kalah dengan dokter negara asing yang mulai ekspan ke Indonesia".
Hope better lah. ^_^
Buat yang ingin contoh soal-soal UKDI, silakan klik (masih sedikit)
I-Buk lagi nih! (so sad)
Silakan klik yah.
AHA Clinical Cardiac Consult 2nd
Fetal Neonatal Secrets
Guyton & Hall Textbook Of Medical Physiology 11th_Edition
MEDICAL Secret
Taylor's Symptoms and Signs
The Human Heart - BGHD (2e 2007)
ENT Secrets
Minggu, 07 Maret 2010
ABC of Symptoms
Itu merupakan kumpulan PDF Ebook yang berhasil saya kumpulkan. Dan salah satunya ada PDF tentang eye alias mata, alias blok yang sedang dijalani sekarang. Ini masih in English........ Tapi lumayan lah buat nambah pustaka saat tutorial. Silakan teman-teman download, gratis kok. Moga bermanfaat.
N buat Sukron, yang tabah ya, kalau lapar sepatumu pasti pulang kok.... :p
Silakan lihat-lihat dan pilih jika berkenan...... mau download? tinggal KLIK........
ABC of Burns
ABC of Clinical Electrocardiography
ABC of Clinical Genetics
ABC of Colorectal Cancer
ABC of Conflict and Disaster
ABC of COPD
ABC of Eyes
ABC of Heart failure
ABC of Heart failure-bookmarks
ABC of LearningTeachingMedicine
ABC of Nutrition, 4th Edition
ABC of Resuscitation
ABC of Spinal Cord Injury 4th Ed
ABC of subfertility
ABC.First.Year
ABC.of.Antenatal.Care
ABC.of.Antithrombotic.Therapy
ABC.of.Dermatology
ABC.of.Diabetes
ABC.of.Interventional.Cardiology
ABC.of.Sexually.Transmitted.Infections
ABC.of.the.Upper.Gastrointestinal
ABC_of_Clinical_Haematology
JALES VIVA JAYA FK!
Sabtu, 06 Maret 2010
Dokter bukanlah Bonek!!
Kemarin saat kuliah di blog, eh maaf, di blok reproduksi, saya terkagum-kagum dengan dr. Ma'ruf, dosen pengajar obsgyn FK UMM. Bukan karena beliau adiknya Anang Ma'ruf, memang bukan, tetapi saya kagum karena beliau gagah menggunakan baju bedah yang berwarna hijau. Keren bo'......eits, kenapa gitu? kita cari tahu alasannya.
Memang terjadi pro kontra saat pertama kali diperkenalkan di depan publik, mungkin karena identik dengan Persebaya kali, sedang kita hidup di Malang yang penuh aroma Ongis Nadenya, tetapi bukanlah hal itu yang menjadi pro kontra.
Semula memang yang digunakan adalah warna putih yang melambangkan kebersihan. Namun, seorang dokter berpengaruh menggantinya dengan warna hijau karena menurut dia warna hijau lebih nyaman di mata.

Walaupun sulit dikonfirmasi mengapa warna hijau jadi populer karena alasan ini, hijau memang cocok bagi dokter untuk melihat lebih baik di ruang pembedahan, karena hijau adalah lawan dari warna merah dalam roda warna. Jadi, sekali lagi, bukan berarti karena Persebaya juara Liga Indonesia dua kali sehingga warna hijau dipakai oleh para kalangan medis sebagai bentuk penghormatan.
Kembali ke jalan yang benar, menurut seorang ahli psikologi, melihat pada warna hijau dapat menyegarkan mata ahli bedah dalam melihat benda-benda bewarna merah, termasuk organ-organ tubuh yang berlumuran darah saat pembedahan. Melihat warna merah terus menerus menyebabkan sinyal warna merah di otak memudar sensifitasnya terhadap variasi warna merah.
Alasan lainnya adalah, terus-menerus berfokus pada warna merah akan menyebabkan ilusi nofa berwarna hijau pada latar warna berwarna terang atau putih. Ini akan menggangu penlihatan dokter. Jika warna baju ahli bedah berwarna hijau, ilusi ini akan memudar dan tidak akan mengganggu penglihatan dokter.
Nah, sekarang dah mengerti kan kenapa dipilih warna hijau? Dah mudeng kan? Dah gak su'udzon lagi kan kepada para dokter, dan gak menyebut lagi mereka Bonek. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya, dan membuat tentram para dokter dan membuat mereka tidak perlu takut lagi kepada kelompok suporter yang berseberangan. hehe =)
